Bagaimana cara walang sangit mempertahankan dan menyesuaikan diri?

Bagaimana cara walang sangit mempertahankan dan menyusuaikan diri?

Banyak hal yang bisa dipelajari dari hewan di sekitar kita, Bima akan membahas hewan walang sangit.

Sumber : https://samade.or.id/menjepit-walang-sangit-di-kebun-sawit/
Sumber : https://samade.or.id/menjepit-walang-sangit-di-kebun-sawit/

Walang sangit adalah serangga yang menjadi hama / parasit pada tanaman, terutama padi. Bentuknya memanjang, sekitar 2 cm, berwarna coklat, dan memiliki belalai untuk menghisap cairan tumbuhan. Hewan ini mengeluarkan aroma yang menyengat hidung sehingga dinamakan "sangit".

Klasifikasi ilmiah walang sangit : 

  • Kerajaan : Animalia
  • Filum : Arthropoda
  • Kelas : Insecta
  • Ordo : Hemiptera
  • Famili : Alydidae
  • Genus : Leptocorisa
  • Spesies : Leptocorisa oratorius
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Walang_sangit

Sistem kerja walang sangit sebagai hama pada tanam padi dengan cara menghisap cairan tanaman dari tangkai buga, dan juga cairan buah padi yang masih pada tahap masak susu sehingga menyebabkan tanaman kekurangan hara dan menguning, dan perlahan - lahan melemah. Jadi hasil berasnya berkualitas buruk, berasnya mengapur dan berubah warna. Tentu hal ini sangat merugikan petani.

Walang sangit mempertahankan / menyesuaikan diri dengan mengeluarkan bau yang menyengat untuk melindungi diri dari predator. Bau inilah yang menjadi senjata bagi walang 
sangit untuk mempertahankan hidupnya. Penyesuaian diri tersebut merupakan jenis adaptasi fisiologi.

Inilah informasi yang dapat Bima rangkum tentang walang sangit.

Sumber : 
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Walang_sangit
  • https://www.kompas.com/sains/read/2021/08/29/210200823/bagaimana-cara-walang-sangit-melindungi-diri-
  • Bagaimana Hewan dan Tumbuhan Bertahan Hidup? Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket A Setara SD/MI Kelas VI, Kemendikbud.

Comments

Popular posts from this blog

Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Wawancara Lurah | Berkunjung ke Kelurahan | Eksplorasi Sekitar | Project Based Learning